Rabu, 01 Mei 2013

Materi IPA Kelas 5 semester 1



Materi Kelas V semester 1
PENYESUAIAN MAKHLUK HIDUP
DENGAN LINGKUNGANNYA
Standar Kompetensi   : Mengidentifikasi cara makhluk hidup menyesuaiakan diri dengan lingkungannya.
A.    Penyesuaian Hewan dengan Lingkungannya
1.      Hewan menyesuaikan diri untuk memperoleh makanan
a.       Kupu-kupu
Makanan kupu-kupu adalah nektar. Nektar merupakan cairan manis pada tumbuhan sebagai bahan untuk membuat madu. Nektar terletak dibagian dasar bunga. Kupu-kupu memperolehnya dengan catra menghisap. Kupu-kupu punya alat hisap yang panjang disebut probosis.
b.      Lebah
Bentuk penyesuaian diri pada lebah hampir sama dengan kupu-kupu. Lebah punya bentuk mulut penjilat. Mulut ini punya lidah yang panjang dan berguna untuk menjilat makanan.
c.       Nyamuk
Nyamuk punya mulut penusuk dan penghisap. Bentuk mulut yang runcing dan panjang itu berguna untuk menghisap makanan yang berupa cairan.Nyamuk jantan menggunakan mulutnya untuk menusuk kulit buah dan menghisap cairan buah, nyamuk betina menggunankan mulut untuk menusuk kulit manusia dan menghisap darah manusia.

2.      Hewan melindungi diri dari musuhnya
a.       Bunglon
Bunglon sering hidup di pohon-pohon. Akan tetapi keberadaannya sering tidak diketahui oleh musuhnya karena warna kulit bisa berubah-ubah sesuai warna lingkungannya.
b.      Walang sangit
Walang sangit dikenal sebagai hama padi. Hewan ini melindungi diri dari musuh dengan cara mengeluarkan bau sangit dan sangat menyengat.
c.       Walang daun
Walang daun mempunyai bentuk dan warna tubuh yang menyerupai daun. Keadaan tubuh yang seperti ini sangat menguntungkan walang daun. Walang daun hidup pada tumbuhan yang bentuk dan warna daunnya mirip sekali dengan tubuh walang daun.
B.     Penyesuaian Tumbuhan dengan Lingkungannya
1.      Tumbuhan menyesuaikan diri untuk kelangsungan hidupnya
Tumbuhan juga dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Bentuk penyesuaian diri tumbuhan berbeda-beda. Pohon jati misalnya, menyesuaikan diri dengan lingkungannya dengan cara menggugurkan daunnya. Pengugura daun initerjadi saat musim kemarau yang panjang.Oleh karena itu pohon jati membatasi penguapan air dengan cara mengugurkan daunnya.
Tumbuhan yang hidup diair, seperti teratai menyesuaikan diri dengan lingkungan yang basah. Teratai memiliki daun berbentuk lebar dan tipis mengakibatkan penguapan air terjadi dengan mudah. Selain itu, batang teratai memiliki rongga rongga udara. Rongga udara itu berfungsi membawa oksigen ke batang dan akar. Hal ini memungkinkan teratai tetap bernafas, walaupun akar dan batang berada di dalam air.


2.      Tumbuhan melindungi diri dari musuhnya
Cara tumbuhan melindungi diri, tentu saja berbeda dengan yang dilakukan hewan. Cara tumbuhan melindungi diri dari musuh dapat kamu simak berikut ini.
            Batang bunga mawar berduri-durikecil dan batang bunga bougenvile berduri panjang-panjang. Duri merupakan bentuk perlindungan diri tumbuhan terhadap musuh. Duri ini dapat melukai musuh yang hendak mengusiknya, terutama hewan. Jadi hewan tidak dapat memakannya.
            Beberapa tumbuhan melindungi diri dengan cara memproduksi getah. Pohon mangga melindungi diri dengan cara mengeluarkan getah. Getah dapat melekat pada bagian tubuh hewan yang hendak memakannya. Getah juga dapat mengakibatkan penyakit kulit.
            Buah durian memiliki kulit berduri yang tajam sehingga tidak dapat dimakan oleh pemangsa.

1 komentar: